Rabu, 24 Oktober 2012

Sejarah Komputer


                                               Sejarah komputer

Manusia menciptakan komputer untuk memindahkan dan menyimpan informasi. Alat canggih yang bisa mengerjakan apa saja, untuk mengerjakan pekerjaan kantor sampai membantu proses dipabrik. Selain untuk kerja komputer juga untuk hiburan dan bermain game.  Komputer memiliki milyaran tombol – tombol, tombol itu terlalu kecil untuk dilihat dengan kasat mata, mereka berbentuk elektronik tetapi bekerja seperti ini mereka menggunakan tombol untuk menyimpan informasi dan menyebarkannya, beberapa orang melakukan set up numerik dan pemograman kendali pada unit komputer.
            Abacus adalah mesin komputer yang paling awal. Komputer memiliki tombol dan setiap tombol hanya bisa menghitung sampai satu, setiap tombol nilainya nol atau satu, dalam komputer untuk menghitung dinamakan biner. Komputer dari hardware (perangkat keras) itu adalah peralatan yang sangat kuat, tetapi tanpa software tidak akan berguna sama sekali, software adalah kumpulan instruksi yang memberitahukan pada komputer bagaimana menjalankan milyaran tombolnya seperti bagaimana menyalakan dan mematikannya, komputer dapat merubah informasi dari satu bentuk ke bentuk lain. Komputer memiliki RAM (random acces memori) adalah memori utama didalam komputer untuk media menyimpan sementara saat komputer dalam keadaan hidup. RAM sering disebut memori utama komputer, fungsi RAM adalah sebagai pendukung dan pelayan. Bagi prosesor dalam melakukan proses komputing, salah satu hardware utama yang harus ada untuk kelengkapan suatu rangkaian hardware komputer.

ENIAC  singkatan dari Electronic Numercial Integrator And Computer, adalah komputer elektronik penuh pertama yang didesain agar Turing-complete, yang mampu diprogram ulang dengan cara mengatur ulang kabelnya agar dapat menyelesaikan segala jenis masalah perhitungan. Ia didahului oleh Z3 karya Konrad Zuse, yang dapat diprogram dengan kaset secara penuh namun masih mekanikal dan oleh komputer Colossus buatan inggris yang meski elektronik sepenuhnya namun bukan untuk tujuan umum. Keperluan untuk mengatur ulang kabel ENIAC dihapuskan pada 1948. ENIAC dikembangkan dan dibangun oleh Angkatan Darat AS untuk laboratorium penelitian persenjataan mereka dengan tujuan untuk menghitung tabel tembakan senjata. Tetapi dimasa mendatang komputer akan menjadi lebih kecil, mereka akan menjadi bagian penting dalam kehidupan kita lebih dari sekarang.


Senin, 30 Juli 2012

Manusia dan harapan

PENGERTIAN HARAPAN

Harapan berasal dari kata harap yang berarti keinginan supaya sesuatu terjadi, sehingga harapan berarti sesuatu yang diinginkan dapat terjadi. Dengan demikian harapan menyangkut masa depan.

Setiap manusia mempunyai harapan. Manusia yang tanpa harapan, berarti manusia itu mati dalam hidup. Orang yang akan meninggal sekalipun mempunyai harapan, biasanya berupa pesan-pesan kepada ahli warisnya. Harapan tersebut tergantung pada pengetahuan, pengalaman, lingkungan hidup, dan kemampuan masing-masing. Berhasil atau tidaknya suatu harapan tergantung pada usaha orang yang mempunyai harapan. Harapan harus berdasarkan kepercayaan, baik kepercayaan pada diri sendiri, maupun kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Agar harapan terwujud, maka perlu usaha dengan sungguh-sungguh. Manusia wajib selalu berdoa. Karena usaha dan doa merupakan sarana terkabulnya harapan.

Cita-cita merupakan Impian yang disertai dengan tindakan dan juga di berikan batas waktu. Jadi kalau kita bermimpi untuk menjadi netpreneur yang sukses, ya… harus di sertai tindakan jangan cuma berandai-andai saja. Serta jangan lupa di berikan target waktu sehingga kita punya timeline kapan hal tersebut kita inginkan terealiasasi.

Dari kecil kita pasti dinasehati oleh orangtua, guru ataupun buku untuk menggantungkan cita-cita setinggi langit. Semua itu memang benar karena dengan adanya cita-cita atau impian dalam hidup kita akan membuat kita semangat dan bekerja keras untuk menggapai kehidupan yang lebih baik di dunia.

Cita-cita yang baik adalah cita-cita yang dapat dicapai melalui kerja keras, kreativitas, inovasi, dukungan orang lain dan sebagainya. Khayalan hasil melamun cenderung tidak logis dan bersifat mubazir karena banyak waktu yang terbuang untuk menghayal yang tidak-tidak.

Dalam bercita-cita pun sebaiknya jangan terlalu mendetail dan fanatik karena kita bisa dibuat stres dan depresi jika tidak tercapai. Contoh adalah seseorang yang punya cita-cita jadi dokter. Ketika dia tidak masuk jurusan ipa dia stress, lalu gagal snmptn / spmb kedokteran dia stress, dan seterusnya.

Tidak semua orang bisa menentukan cita-cita. Jika tidak bisa menentukan cita-cita, maka bercita-citalah untuk menjadi orang yang berguna dan dicintai orang banyak dengan hidup yang berkecukupan. Untuk mendapatkan motivasi dalam mengejar cita-cita kita bisa mempelajari kisah sukses orang lain atau membaca atau melihat film motivasi hidup seperti laskar pelangi.
Bila dibandingkan dengan cita-cita, maka harapan mengandung pengertian tidak terlalu muluk, sedangkan cita-cita pada umumnya perlu setinggi bintang. Antara harapan dan cita-cita terdapat persamaan yaitu: keduanya menyangkut masa depan karena belum terwujud, pada umumnya dengan cita-cita maupun harapan orang menginginkan hal yang lebih baik ataumeningkat.

APA SEBAB MANUSIA MEMPUNYAI HARAPAN?

Menurut kodratnya manusia itu adalah mahluk sosial. Setiap lahir ke dunia langusung disambut dalam suatu pergaulan hidup, yakni di tengah suatu keluarga atau anggota masyarakat lainnya. Tidak ada satu manusiapun yang luput dari pergaulan hidup. Ditengah – tengah manusia lain itulah, seseorang dapat hidup dan berkembang baik fisik/jasmani maupun mental/ spiritualnya. Ada dua hal yang mendorong orang hidup bergaul dengan manusia lain, yakni dorongan kodrat dan dorongan kebutuhan hidup.

1. Dorongan kodrat
Kodrat ialah sifat, keadaan, atau pcmbawaan alamiah yang sudah terjelma dalam diri manusia sejak manusia itu diciptakan oleh Tuhan. Misalnya menangis, bergembira, berpikir, berjalan, berkata, mempunyai keturunan dan sebagainya. Setiap manusia mempunyai kemampuan untuk itu semua.
Dorongan kodrat menyebabkan manusia mempunyai keinginan atau harapan, misalnya menangis, tertawa, bergembira, dan scbagainya. Seperti halnya orang yang menonton Pertunjukan lawak, mereka ingin tertawa, pelawak juga mengharapkan agar penonton tertawa terbahak-bahak. Apabila penonton tidak tertawa, harapan kedua belah pihak gagal, justru sedihlah mereka.
Kodrat juga terdapat pada binatang dan tumbuh-tumbuhan, karena binatang dan tumbuhan perlu makan, berkembang biak dan mati. Yang mirip dengan kodrat manusia ialah kodrat binatang, walau bagaimanapun juga besar sekali perbedaannya. Perbedaan antara kedua mahluk itu, ialah bahwa manusia memiliki budi dan kehendak. Budi ialah akal, kemampuan untuk memilih. Kedua hal tersebut tidak dapat dipisahkan, sebab bila orang akan memilih, ia harus mengetahui lebih dahulu barang yang dipilihnya. Dcngan budinya manusia dapat mengetahui mana yang baik dan mana yang buruk, mana yang benar dan mana yang
salah, dan dengan kehendaknya manusia dapat memilih. Dalam diri manusia masing-masing sudah terjelma sifat, kodrat pembawaan dan kemampuan untuk hidup bergaul, hidup bermasyarakat atau hidup bcrsama dengan manusia lain. Dengan kodrat ini, maka manusia mempunyai harapan.

2. Dorongan kebutuhan hidup
Sudah kodrat pula bahwa manusia mempunyai bermacam-macam kebutuhan hidup. Kebutuhan hidup itu pada garis besamya dapat dibedakan atas: kebutuhan jasmani dan kebutuhan rohani.

Kebutuhan jasmaniah misalnya: makan, minum, pakaian, rumah. (sandang, pangan, dan papan), ketenangan, hiburan, dan keberhasilan. Untuk memenuhi semua kebutuhan itu manusia bekerja sama dengan manusia lain. Hal ini disebabkan, kemampuan manusia sangat terbatas, baik kemampuan fisik/jasmaniah maupun kemampuan berpikirnya. Dengan adanya dorongan kodrat dan dorongan kebutuhan hidup itu maka manusia mempunyai harapan. Pada hakekatnya harapan itu adalah keinginan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Menurut Abraham Maslow sesuai dengan kodratnya harapan manusia atau kebutuhan manusia itu ialah:

a) kelangsungan hidup (survival)
b) keamanan ( safety )
c) hak dan kewajiban mencintai dan dicintai (be loving and love)
d) diakui lingkungan (status)
e) perwujudan cita-cita (self actualization)

PENGERTIAN DOA

Doa adalah memohon atau meminta suatu yang bersifat baik kepada Allah SWT seperti meminta keselamatan hidup, rizki yang halal dan keteguhan iman. Sebaiknya kita berdoa kepada Allah SWT setiap saat karena akan selalu didengar olehNya. Doa mempunyai tujuan, diantara lain:
1. Memohon hidup selalu dalam bimbingan Allah SWT.
2. Agar selamat dunia akhirat.
3. Untuk mengungkapkan rasa syukur kepada Allah SWT.
4. Meminta perlindungan Allah SWT dari Setan yang terkutuk.
5. Dan lain-lain.

KEPERCAYAAN

Kepercayaan berasal dari kata percaya, artinya mengakui atau meyakini akan kebenaran. Kepercayaan adalah hal-hal yang berhubungan dengan pengakuan atau keyakinan akan kebenaran. maka jelaslah kepada kita, bahwa dasar kepercayaan itu adalah kebenaran. Ada jenis pengetahuan yang dimilik seseorang, bukan karena merupakan hasil penyelidikan sendiri, melainkan diterima dari orang lain. Kebenaran pengetahuan yang didasarkan atas orang lain itu disebabkan karma orang lain itu dapat dipercaya. Yang diselidiki bukan lagi masalahnya, melainkan orang yang memberitahukan itu dapat dipercaya atau tidak. Pengetahuan yang diterima dari orang lain atas kewibawaannya itu disebut kepercayaan. Makin besar kewibawaan yang memberitahu mengenai pengetahuan itu makin besar kepercayaan.

Dalam agama terdapat kebenaran-kebenaran yang dianggap diwahyukan artinya diberitahukan oleh Tuhan – langsung atau tidak langsung kepada manusia. Kewibawaan pemberi kebenaran itu ada yang melebihi besamya . Kepercayaan dalam agama merupakan keyakinan yang paling besar. Hak berpikir bebas, hak atas keyakinan sendiri menimbulkan juga hak ber agama menurut keyakinan. Dalam hal beragama tiap-tiap orang wajib menerima dan menghormati kepercayaan orang yang beragama itu, Dasarnya ialah keyakinan masing-masing.

USAHA-USAHA MENINGKATKAN KEPERCAYAAN

Usaha itu antara lain:
1. Meningkatkan ketaqwaan kita dengan jalan meningkatkan ibadah.
2. Meningkatkan pengabdian kita kepada masyarakat.
3. Meningkatkan kecintaan kita kepada sesama manusia dengan jalan suka menolong, dermawan, dan sebagainya.
4. Mengurangi nafsu mengumpulkan harta yang berlebihan.
5. Menekan perasaan negatif seperti iri, dengki, fitnah, dan sebagainya.





Jumat, 04 Mei 2012


Manusia Dan Keadilan


            Manusia,menurut saya pribadi ialah mahluk hidup yang paling sempurna,yang di ciptakan oleh Allah swt lengkap dengan akal dan pikiran.
Terbukti dengan,manusia selalu menggunakan akal dan pikiranya sebelum melakukan segala sesuatunya.

            Keadilan,juga menurut saya pribadi ialah sesuatu hal yang dimana semua orang berhak mendapatkanya secara mutlak untuk dirinya sendiri,yang tentunya juga sesuai hukum yang berlaku di suatu negara tempat ia tinggal.
            tanpa adanya keadilan,semua orang pasti akan bertanya tanya ketika dirinya benar akan tetapi selalu di salahkan bahkan sampai sampai orang tersrbut kehilangan hak nya. akan tetapi di zaman sekarang ini keadilan sudah di perjual belikan oleh oknum oknum tertentu yang semata mata oknum tersebut hanya mengejar uang dari orang orang yang menbutuhkan perbuatan yang tidak terpuji dari oknum oknum tersebut,sebagai contoh salah satunnya ialah suap menyuap.

A. Pengertian Keadilan

     Keadilan menurut Aristoteles adalah kelayakan dalam tindakan manusia. Kelayakan diartikan sebagai titik tengah diantara ke dua ujung ektrem yang terlalu banyak dan terlalu sedikit.
Berdasarkan kesadaran etis, kita diminta untuk tidak hanya menuntut hak dan lupa menjalankan kewajiban, Jika kita hanya menuntut hak dan lupa menjalankan kewajiban, maka sikap dan tindakan kita akan mengarah pada pemerasan dan memperbudak orang lain. Begitupun sebaliknya.
B. Keadilan Sosial

     Berbicara tentang keadilan, Anda tentu ingan dasar negara kita ialah Pancasila. Sila kelima Pancasila berbunyi : “keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.” Keadilan dan ketidak adilan tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan manusia karena dalam hidupnya manusia menghadapi keadilan atau ketidak adilan setiap hari.

C. Berbagai Macam Keadilan

a. Keadilan Legal atau keadilan moral
Plato berpendapat bahwa keadilan dan hukum merupakan substansi rohani umum dari masyarakat yang membuat dan menjaga kesatuannya. Pendapat Plato itu disebut keadilan moral, sedangkan Sunoto menyebutnya keadilan legal.
b. Keadilan Distributif
Aristoteles berpendapat bahwa keadilan akan terlaksana bila hal-hal yang sama diperlakukan secara sama dan hal-hal yang tidak sama secara tidak sama.
c. Keadilan Komutatif
Keadilan ini bertujuan memelihara ketertiban masyarakat dan kesejahteraan umum. Bagi Aristoteles pengertian keadilan itu merupakan asas pertalian dan ketertiban dalam masyarakat.

D. Kejujuran

     Kejujuran atau jujur artinya apa yang dikatakan seseorang sesuai dengan hati nuraninya apa yang dikatakannya sesuai dengan kenyataan yang ada. Sedang kenyataan yang ada itu adalah kenyataan yang benar-benar ada. Jujur juga berarti seseorang bersih hatinya dari perbuatan-erbuatan yang dilarang oleh agama dan hukum.
Barang siapa berkata jujur serta bertindak sesuai dengan kenyataan, artinya orang itu berbuat benar. Orang bodoh yang ujur lebih baik daripada orang pandai yang lancung.

E. Kecurangan

             Curang identik dengan ketidakjujuran atau tidak jujur, dan sama pula dengan licik, meskipun tidak serupa. Curang atau kecurangan artinya apa yang diinginkan tidak sesuai dengan hati nurani.
Kecurangan menyebabkan manusia menjadi serakah, tamak, ingin menimbn kekayaan yang berlebihan dengan tujuan agar dianggap sebagai orang yang paling hebat, paling kaya dan senang bila masyarakat diselilingnya hidup menderita.
Ada beberapa faktor yang dapat menimbulkan kecurangan antara lain:
1.Faktor ekonomi.
Setiap berhak hidup layah dan membahagiakan dirinya. Terkadang untuk mewujudkan hal tersebut kita sebagai mahluk lemah, tempat salah dan dosa, sangat rentan sekali dengan hal – hal pintas dalam merealisasikan apa yang kita inginkan dan pikirkan. Menghalalkan segala cara untuk mencapai sebuah tujuan semu tanpa melihat orang lain disekelilingnya.
2.Faktor Peradaban dan Kebudayaan
Faktor peradaban dan kebudayaan sangat mempengaruhi dari sikapdan mentalitas individu yang terdapat didalamnya “system kebudayaan” meski terkadang halini tidak selalu mutlak. Keadilan dan kecurangan merupakan sikap mental yang membutuhkan keberanian dan sportifitas. Pergeseran moral saat ini memicu terjadinya pergeseran nurani hamper pada setiap individu didalamnya sehingga sangat sulit sekali untuk menentukan dan bahkan menegakan keadilan.

3.Teknis
Hal ini juga sangat dapat menentukan arah kebijakan bahkan keadilan itu sendiri. Terkadang untuk dapat bersikap adil,kita pun mengedepankan aspek perasaan atau kekeluargaan sehingga sangat sulit sekali untuk dilakukan. Atau bahkan mempertahankan keadilan kita sendiri harus bersikap salah dan berkata bohong agar tidak melukai perasaan orang lain. Dengan kata lian kita sebagai bangsa timur yang sangat sopan dan santun.
4. dan lain sebagainya
Keadilan dan kecurangaan atau ketidakadilan tidak akan dapat berjalan dalam waktu bersamaan karena kedua sangat bertolak belakang dan berseberangan.

F. Pemulihan nama baik

     Nama baik merupakan tujuan utama orang hidup. Nama baik adalah nama yang tidak tercela. Setiap orang menjaga dengan hti-hati agar namanya tetap baik. Lebih-lebih jika ia menjadi teladan bagi orang disekitarnya adalah suatu kebanggaan batin yang tak ternilai harganya.
Penjagaan nama baik erat hubungannya dengan tingkah laku. Yang dimaksud dengan tingkah laku dan perbuatan itu antara lain cara berbahasa, cara bergaul, sopan santun, disiplin, dan lain sebagainya.
G. Pembalasan

     Pembalasan ialah suatu reaksi atas perbuatan orang lain. Reaksi itu dapat berupa perbuatan yang serupa, perbuatan yang seimbang, tingkah lau yang serupa, tingkah laku yang seimbang.
Dalam Al-Qur’an terdapat ayat-ayat yang menyatakan bahwa Tuhan mengadakan pembalasan. Bagi yang bertakwa kepada Tuhan diberikan pembalasan dan bagi yang mengingkari perintah Tuhanpun diberikan pembalasan yang diberikanpun pembalasan yang seimbang, yaitu siksaan di neraka.


Kamis, 26 April 2012



Dari sahabat untuk sahabat
Di kala sedih menghampirimu, kau segera datang pada dirinya
Kau curahkan semua yang telah terekam dalam hati & fikiranmu
Sampai hati Ia selalu mendengarkanmu meski terkadangkau tak dapat jawaban yang dapat menenangkan kesedihan hatimu
Ia ada di setiap langkahmu. Ia ada di setiap kau ingin teteskan airmata
Bahkan Ia siap memberikan bahunya untukmu
Dan tak jarang Ia ikut merasakan kepedihan yang kau alami
Tangisan & air matanya tak segan ikut mengiringi kisah sedihmu
Ia bela dirimu, meski kau yang buat kekecewaan
Ia bela dirimu, meski ternyata dirimu tak butuh dirinya
Namun…
Apa mungkin ktika kau bahagia, tersenyum, & tertawa, Ia ada di sampingmu…??
Coba fikirkan sekarang..
Apa kau berbagi kebahagiaan padanya…???
Bahkan kau sakiti dengan perkataanmu.
Namun . . .
Meski ia tersakiti, yakinlah dia kan tetap menyayangimu…
Dia lah “SAHABAT”

Cinta Sejati
Kadang-kadang aku bertanya?
Masih adakah madah cinta?
Masih adakah puisi cinta?
Masih adakah puisi terbaik?
Masih adakah cerpen terbaik?
Masih adakah cinta, kasih dan sayang?
Masih adakah ketulusan hati?
Masih adakah keluhuran jiwa?
Masih adakah…??????
Ku ikrarkan kata-kata ini
dalam puisi cinta…
ku hadirkan kehangatan cinta
untukmu slalu, bersamamu …
dan cinta ini tak akan pernah berakhir
Sayang selasih tidak berbunga
Engganlah kumbang untuk menyapa
Sayang kekasih tidak setia
Badan merana kini jadinya
Di sana sini bunga pun kembang
Senanglah kumbang tinggal memilih
Putuslah sudah kasih dan sayang
Jangan di harap dia kembali

Keagungan Tuhan
                                    Merah merona bola api di atas cakrawala
                                      Tanda terbitnya sang surya di ufuk pagi
                                 Suara burung bernyanyi riang bergerak kian kemari
                                 Menggugurkan sejuta embun dari kerindangan daun
                                            Semua itu bukti Agungnya ciptaan Tuhan
                                      Sebagai manusia hendaklah bersyukur
                                                Ketemu lagi akan hari
                                            Setelah sesaat mengunci rasa
                                             Melupakan semua problema
                                          Kini ditantang perjalanan hidup
                                  Membuktikankan semua impian dan harapan
                                      Kalau kita sadar, nyata ataupun tidak
                                                Itulah garis takdir Tuhan
                                              Semuanya ini perjalanan waktu
                                                Manusia hanya bercita
                                              Namun begitu, yakinkan diri ini
                                               Hidup ini jangan disia-siakan





PENYAKIT KEJIWAAN

            Semakin tua umur Bumi semakin banyak penyakit yang bermunculan
Tapi penyakit penyakit gila merupakan penyakit yang tidak disebabkan oleh kuman atau bakteri melainkan disebabkan oleh manusia sendiri
1. Penyakit Gila No 1 : tidak bisa membedakan ditolak dan diterima
2. Penyakit Gila No 2 : Lebih senang sesama jenis
3. Penyakit Gila No 3 : Takut diambil alih kekuasaannya (terutama oleh PKeI)
4. no 4 : lebih senang makan uang daripada nasi

Hasil Dari Penelitian

Benarkah Penyakit Jiwa Diturunkan?

            Pertama kali saya ingin meluruskan bahwa penyakit gila tidak sama dengan sakit jiwa. Sebutan penyakit gila pun sudah mulai ditinggalkan. Penyakit ini biasanya merujuk pada suatu kondisi gangguan kejiwaan yang dinamakan Skizofrenia. Tidak semua sakit jiwa itu Skizofrenia. Bahkan secara statistik, pasien Skizofrenia hanya sekitar 1% dari populasi penduduka dunia. Gangguan Jiwa yang paling banyak adalah depresi dan gangguan cemas yang malahan seringkali tidak disadari oleh orang.

            Balik ke masalah apakah Skizofrenia merupakan penyakit keturunan. Pada berbagai penelitian ditemukan adanya keterkaitan antara saudara sedarah yang mempunyai kondisi gangguan yang sama. Itulah sebabnya ketika pemeriksaan dengan dokter, biasanya dokter akan bertanya apakah ada keluarga pasien yang sedarah yang juga mengalami kondisi yang sama dengan pasien.

            Biasanya, jika ada gangguan yang sama di keluarga, apalagi yang sedarahnya cukup kuat maka artinya terdapat faktor keturunan dalam kondisi sakit pasien. Adanya keluarga yang sedarah yang juga memiliki gangguan yang sama biasanya merupakan faktor risiko yang bermakna.

            Itulah juga mengapa jika seorang penderita skizofrenia kawin dengan penderita skizofrenia juga, maka kemungkinan anaknya mengalami gangguan jiwa skizofrenia juga akan semakin besar, walaupun belum tentu seorang pasien skizofrenia lahir dari ayah ibu yang salah satunya skizofrenia.

            Penelitian genetik tentang hal ini masih terus dilakukan dan masih akan terus menghasilkan penemuan-penemuan yang hasilnya mungkin akan dapat kita ketahui beberapa tahun ke depan.

4  Hal Yang Membuat Orang Menjadi Gila

            Gila atau dalam bahasa Inggris Madness adalah sebuah Istilah gangguan Jiwa.Gangguan jiwa adalah tidak bekerjanya otak dengan maksimal jadi seolah-olah si pendrita tidak sadar apa yang dia lakukan seperti orang yang tidur sambil berjalan. dan ada beberapa hal yang bisa membuat orang menjadi gila di antaranya adalah

1.Depresi Berat

            Putus asa atau merasa bahwa masalah yang sedang di hadapi sangat lah berat dan tidak sanggup menjalaninya seperti putus hubungan oleh pacar, bangkrut dalam usaha atau Faktor ekonomi

2. Dihantu rasa Ketakutan

            Ketakutan adalah salah satu hal yang bisa membuat orang menjadi gila seperti ketakutan akan sesuatu yang terus membayangi mungkin berimajinasi akan Hantu atau ketautan rasa bersalah

3.Rasa menyesal yang berlebihan

            Semua orang tidak ada yang sempurna, semua manusia pasti pernah berbuat kesalahan, dan kesalahan itu harusnya menjadi peringatan dan pengalaman buat kita supaya kita tidak mengulanginya lagi.kata pepatah "Nasi sudah menjadi bubur" tau kan artinya sobat ? nah kalau kita terjebak dalam rasa di hantui penyesalan yang berlebihan, itu bisa membuat kita mengalami gangguan jiwa

4. Karena Faktor keturunan

            Para ahli medis ada yang berpendapat bahwa ada penyakit gila keturunan.
Solusi menghindari gangguan jiwa adalah dengan kita mendekatkan diri pada tuhan , dan kita menyadari bahwasanya segala sesuatu sudah di takdirkan , dah kita harus sadar bahwa seberat masalah yang kita hadapi masih ada masalah yang lebih berat yang di hadapi oleh orang lain.


Rabu, 25 April 2012

prosa


Banyuwangi

Pada zaman dahulu di kawasan ujung timur Propinsi Jawa Timur terdapat sebuah kerajaan besar yang diperintah oleh seorang Raja yang adil dan bijaksana. Raja tersebut mempunyai seorang putra yang gagah bernama Raden Banterang. Kegemaran Raden Banterang adalah berburu. “Pagi hari ini aku akan berburu ke hutan. Siapkan alat berburu,” kata Raden Banterang kepada para abdinya. Setelah peralatan berburu siap, Raden Banterang disertai beberapa pengiringnya berangkat ke hutan. Ketika Raden Banterang berjalan sendirian, ia melihat seekor kijang melintas di depannya. Ia segera mengejar kijang itu hingga masuk jauh ke hutan. Ia terpisah dengan para pengiringnya. 

“Kemana seekor kijang tadi?”, kata Raden Banterang, ketika kehilangan jejak buruannya. “Akan ku cari terus sampai dapat,” tekadnya. Raden Banterang menerobos semak belukar dan pepohonan hutan. Namun, binatang buruan itu tidak ditemukan. Ia tiba di sebuah sungai yang sangat bening airnya. “Hem, segar nian air sungai ini,” Raden Banterang minum air sungai itu, sampai merasa hilang dahaganya. Setelah itu, ia meninggalkan sungai. Namun baru beberapa langkah berjalan, tiba-tiba dikejutkan kedatangan seorang gadis cantik jelita.

“Ha? Seorang gadis cantik jelita? Benarkah ia seorang manusia? Jangan-jangan setan penunggu hutan,” gumam Raden Banterang bertanya-tanya. Raden Banterang memberanikan diri mendekati gadis cantik itu. “Kau manusia atau penunggu hutan?” sapa Raden Banterang. “Saya manusia,” jawab gadis itu sambil tersenyum. Raden Banterang pun memperkenalkan dirinya. Gadis cantik itu menyambutnya. “Nama saya Surati berasal dari kerajaan Klungkung”. “Saya berada di tempat ini karena menyelamatkan diri dari serangan musuh. Ayah saya telah gugur dalam mempertahankan mahkota kerajaan,” Jelasnya. Mendengar ucapan gadis itu, Raden Banterang terkejut bukan kepalang. Melihat penderitaan puteri Raja Klungkung itu, Raden Banterang segera menolong dan mengajaknya pulang ke istana. Tak lama kemudian mereka menikah membangun keluarga bahagia. 

Pada suatu hari, puteri Raja Klungkung berjalan-jalan sendirian ke luar istana. “Surati! Surati!”, panggil seorang laki-laki yang berpakaian compang-camping. Setelah mengamati wajah lelaki itu, ia baru sadar bahwa yang berada di depannya adalah kakak kandungnya bernama Rupaksa. Maksud kedatangan Rupaksa adalah untuk mengajak adiknya untuk membalas dendam, karena Raden Banterang telah membunuh ayahandanya. Surati menceritakan bahwa ia mau diperistri Raden Banterang karena telah berhutang budi. Dengan begitu, Surati tidak mau membantu ajakan kakak kandungnya. Rupaksa marah mendengar jawaban adiknya. Namun, ia sempat memberikan sebuah kenangan berupa ikat kepala kepada Surati. “Ikat kepala ini harus kau simpan di bawah tempat tidurmu,” pesan Rupaksa. 

Pertemuan Surati dengan kakak kandungnya tidak diketahui oleh Raden Banterang, dikarenakan Raden Banterang sedang berburu di hutan. Tatkala Raden Banterang berada di tengah hutan, tiba-tiba pandangan matanya dikejutkan oleh kedatangan seorang lelaki berpakaian compang-camping. “Tuangku, Raden Banterang. Keselamatan Tuan terancam bahaya yang direncanakan oleh istri tuan sendiri,” kata lelaki itu. “Tuan bisa melihat buktinya, dengan melihat sebuah ikat kepala yang diletakkan di bawah tempat peraduannya. Ikat kepala itu milik lelaki yang dimintai tolong untuk membunuh Tuan,” jelasnya. Setelah mengucapkan kata-kata itu, lelaki berpakaian compang-camping itu hilang secara misterius. Terkejutlah Raden Banterang mendengar laporan lelaki misterius itu. Ia pun segera pulang ke istana. Setelah tiba di istana, Raden Banterang langsung menuju ke peraaduan istrinya. Dicarinya ikat kepala yang telah diceritakan oleh lelaki berpakaian compang-camping yang telah menemui di hutan. “Ha! Benar kata lelaki itu! Ikat kepala ini sebagai bukti! Kau merencanakan mau membunuhku dengan minta tolong kepada pemilik ikat kepala ini!” tuduh Raden Banterang kepada istrinya. “ Begitukah balasanmu padaku?” tandas Raden Banterang.”Jangan asal tuduh. Adinda sama sekali tidak bermaksud membunuh Kakanda, apalagi minta tolong kepada seorang lelaki!” jawab Surati. Namun Raden Banterang tetap pada pendiriannya, bahwa istrinya yang pernah ditolong itu akan membahayakan hidupnya. Nah, sebelum nyawanya terancam, Raden Banterang lebih dahulu ingin mencelakakan istrinya. 

Raden Banterang berniat menenggelamkan istrinya di sebuah sungai. Setelah tiba di sungai, Raden Banterang menceritakan tentang pertemuan dengan seorang lelaki compang-camping ketika berburu di hutan. Sang istri pun menceritakan tentang pertemuan dengan seorang lelaki berpakaian compang-camping seperti yang dijelaskan suaminya. “Lelaki itu adalah kakak kandung Adinda. Dialah yang memberi sebuah ikat kepala kepada Adinda,” Surati menjelaskan kembali, agar Raden Banterang luluh hatinya. Namun, Raden Banterang tetap percaya bahwa istrinya akan mencelakakan dirinya. “Kakanda suamiku! Bukalah hati dan perasaan Kakanda! Adinda rela mati demi keselamatan Kakanda. Tetapi berilah kesempatan kepada Adinda untuk menceritakan perihal pertemuan Adinda dengan kakak kandung Adinda bernama Rupaksa,” ucap Surati mengingatkan. 

“Kakak Adindalah yang akan membunuh kakanda! Adinda diminati bantuan, tetapi Adinda tolah!”. Mendengar hal tersebut , hati Raden Banterang tidak cair bahkan menganggap istrinya berbohong.. “Kakanda ! Jika air sungai ini menjadi bening dan harum baunya, berarti Adinda tidak bersalah! Tetapi, jika tetap keruh dan bau busuk, berarti Adinda bersalah!” seru Surati. Raden Banterang menganggap ucapan istrinya itu mengada-ada. Maka, Raden Banterang segera menghunus keris yang terselip di pinggangnya. Bersamaan itu pula, Surati melompat ke tengah sungai lalu menghilang. 

Tidak berapa lama, terjadi sebuah keajaiban. Bau nan harum merebak di sekitar sungai. Melihat kejadian itu, Raden Banterang berseru dengan suara gemetar. “Istriku tidak berdosa! Air kali ini harum baunya!” Betapa menyesalnya Raden Banterang. Ia meratapi kematian istrinya, dan menyesali kebodohannya. Namun sudah terlambat. 

Sejak itu, sungai menjadi harum baunya. Dalam bahasa Jawa disebut Banyuwangi. Banyu artinya air dan wangi artinya harum. Nama Banyuwangi kemudian menjadi nama kota Banyuwangi.

Kebaikan dari cerita banyuwangi:

1.      Seorang istri dituduh untuk membunuh raden banterang tetapi istri raden banterang berani berkorban bahwa sang istri tidak bersalah, maka sang istri pada saat itu juga berani menceburkan dirinya ke sungai.

Keburukan dari cerita banyuwangi:

1.      Raden banterang tidak terlalu percaya kepada istrinya dan cepat mengambil keputusan diluar dugaan.

Kesimpulan dari cerita banyuwangi:

Kita tidak boleh menuduh seseorang tanpa alasan/ bukti yang kuat